TRIK KHATAM AL QUR'AN DI BULAN RHOMADHON

♻TRIK KHATAM AL QUR'AN DI BULAN RHOMADHON♻

♻ UNTUK (1) KALI KHATAM, JUMLAH YG DIBACA :

1. Shalat Subuh     2 lembar
2. Shalat Zhuhur   2 lembar
3. Shalat 'Ashar     2 lembar
4. Shalat Maghrib 2 lembar
5. Shalat 'Isya       2 lembar

♻ UNTUK (2) KALI KHATAM :

1. Shalat Subuh    4 lembar
2. Shalat Zhuhur   4 lembar
3. Shalat 'Ashar     4 lembar
4. Shalat Maghrib 4 lembar
5. Shalat 'Isya        4 lembar

♻ UNTUK (3) KALI KHATAM :

1. Shalat Subuh    6 lembar
2. Shalat Zhuhur  6 lembar
3. Shalat 'Ashar     6 lembar
4. Shalat Maghrib 6 lembar
5. Shalat 'Isya   6 lembar

 ♻ SEBARKAN KEBAIKAN, Rasulullah Shollahu 'Alaihi wasallam bersabda,

♻ " Barang siapa menunjukkan satu kebaikan, maka baginya pahala semisal orang yg mengikuti KEBAIKAN tsb "
(HR. Muslim, no. 1893).
Read More

Surga, Kampung Halaman Yang Tak Dirindukan

Surga, Kampung Halaman Yang Tak Dirindukan

@Muhammad Ode Wahyu

Allah Azza Wajalla berfirman:

 وَيَا آدَمُ اسْكُنْ أَنتَ وَزَوْجُكَ الْجَنَّةَ فَكُلَا مِنْ حَيْثُ شِئْتُمَا

 "Hai Adam bertempat tinggallah kamu dan isterimu di surga, serta makanlah olehmu berdua (buah-buahan) di mana saja yang kamu sukai". (QS. Al-A'raf: 19)

Siapapun dari kita yang pernah meninggalkan kampung halamannya, pasti merasa rindu untuk kembali padanya. Itu fitrah manusia.

Hakikatnya, kampung halaman kita sesungguhnya adalah surga. Tempat kakek kita dulu, Adam 'alaihissalaam dan istrinya Hawwa.

Disitulah rumah kita dahulu, harusnya kita rindu tuk kembali ke sana. Tinggalnya kita di dunia saat ini, tentu saja memiliki hikmah Allah yang sangat besar dari Allah.

Mungkin salah satunya adalah agar kita bisa lahir, tumbuh dan berketurunan. Sebab di surga tak ada rasa sakit, tak ada persalinan, tak ada kesedihan, wanita selalu kembali perawan, laki-laki tidak memiliki nuthfah, demikian pula wanita.

Allah Azza wajalla berfirman:

فَجَعَلْنَاهُنَّ أَبْكَارًا

"Maka kami jadikan mereka wanita-wanita perawan". (QS. Al-Waqi'ah: 36)

Kita selalu katakan, "Saya ingin masuk surga". Tapi amalan kita justru selalu menjauhkan kita menjauh darinya. Kita selalu katakan, "Saya ingin dijauhkan dari neraka". Tapi amalan kita justru selalu mendekatkan kita padanya.

Kita hanya bermimpi tapi tak menempuh jalan kesana. Surga, jadilah ia kampung indah yang tak jua dirindukan.

Kita terlalu tamak dengan dunia. Ya... Dunia...
Kita terlalu bernafsu mengumpulkan segala harta dunia, mengenyangkan perut dengan segala kenikmatan semunya, namun perut itu juga tak pernah puas tuk menikmatinya.

Ya... Allah. Ampunilah kami

Sungguh, Allah benar-benar sangat mencintai kita. Disaat kita selalu melupakan diri kita, bahaya yang akan ditimbulkan dari perbuatan kita, Allah justru menjadikan beberapa sebab agar diangkatnya penghalang yang dapat menghalangi kita masuk surgaNya.

Allah tidak melupakan kita, disaat kita melupakanNya. Allah tidak membiarkan diri kita dalam bahaya, disaat kita lupa bahwa perbuatan kita akan membahayakan kita. Allah benar-benar mencintai kita.

Karena itu, Allah jadikan sedih, gundah gulana, sakit, resah, ujian dan masalah yang tak ada habis-habisnya dan silih berganti, sebagai penghapus kesalahan yang dapat menghalangi kita dari surga. Tujuannya, agar kita bertemu denganNya dalam keadaan tanpa dosa sedikitpun, hingga wkhirnya tak ada satupun yang menghalangi kita dari surgaNya.

Apatahlagi ketika kita bertaubat, istighfar, bahkan hanya dengan berwudhu dosa-dosa akan berguguran bersamaan dengan jatuhanya air wudhu ke tanah. Allahu Akbar.

Surga, kampung halaman yang indah itu, Allah ingin kita memasukinya, walau kita selalu lupa bahwa ialah seharusnya yang menjadi tujuan hidup kita.

Saudarku, rindulah pada kampung halaman kita, surga yang indah itu. Jangan lalai darinya. Jangan sampai karena ketidak syukuran kita, Allah justru menjauhkan kita darinya. Wal'iyadzu billah.

#Mari_Berhijrah
#Mari_Bertaubat
Read More

Antara Kesabaran Guru dan Santri

Antara Kesabaran Guru dan Santri

Adakah kita mengenal guru yang rela sabar mengajar santrinya yang tidak faham-faham, hingga diulang sampai 40 kali?

Atau sebaliknya, santri yang sabar belajar sekalipun tidak faham-faham pelajaran, sekalipun sudah diulang 40 kali. Hingga ia pun malu dan keluar majlis.

Mungkin kini sudah tiada lagi guru yang penyabar seperti itu, dan tiada pula murid yang juga sabar belajar sekalipun lambat memahami pelajaran yang dikajinya.

Namun tahukah kita bahwa kisah guru dan murid itu pernah terjadi?

Sang guru ialah Imam Asy-Syafi'i, dan si murid ialah Ar-Rabi' bin Anas _Rahimahumallah Rahmatan Wasi'ah_.

Kisah tersebut diabadikan oleh Imam As-Subki dalam _Thabaqatusy Syafi'iyah_ nya (2/134). Beliau berkisah, "Sungguh Rabi' bin Sulaiman ialah orang yang lambat faham. Dalam satu masalah, Imam Asy-Syafi'i bahkan mengulang sebanyak 40 kali.

Namun sebanyak itupun, Rabi' belum juga faham. Hingga ia pun bangkit dari tempat duduknya, karena malu.

Maka ketika sepi, Asy-Syafi'i memanggil Rabi' dan mengulangi kembali penjelasannya, hingga faham. Dan beliau berkata, "Duhai Rabi', jika aku bisa menyuapkan ilmuku kepadamu, pasti akan aku suapkan."

MasyaAllah!!! Ajiiib!

*إلى إخواني معلمي الناس العلم*

جاء في طبقات الشافعيّة ( ٢/ ١٣٤) للسبكي:

" أنَّ الرّبيع بن سليمان كان بطيء الفهم، كرّر عليه الإمام الشافعي رحمه الله؛ مسألةً واحدة ٤٠ مرة، فلم يفهم الرّبيع وقام من المجلس حياءً
فدعاه الشافعي في خلوةٍ وكرّر عليه حتى فَهِم، وقال: "ياربيع، لو قدرت أن أطعمك العلم لأطعمتك إياه ".
Read More

Budak-Budak Uang

📢BerbagiKebaikan:

🔰 يوم السبت ، ٦ جمادى الأولى ١٤٤٠ ھ

⭕️ Sabtu, 12 January 2019



بسم الله الرحمن الرحيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

"Yaa Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang halal dan amal yang diterima...


💐 Budak-Budak Uang

-----

Malu sama Allah itu...

Ketika seseorang bisa bangun pagi-pagi buta demi cari uang,

Namun ga bisa bangun di waktu yang sama untuk berangkat Sholat Shubuh ke mesjid,

Pun ketika sholat shubuh pada waktunya, itu karena pas kebetulan harus bangun pagi 'tuk berangkat kerja,

Ketika libur tiba, bablas lah ia terlelap di dunia mimpi.

Malu sama Allah itu...

Ketika bela-belain berangkat kantor (lagi-lagi demi uang), meski hujan deras menerpa,

Namun ga bisa melangkahkan kaki ke mesjid sekitar rumah padahal cuaca sangat cerah (apatah lagi di kala hujan).

Sungguh dulu Nabi kita pernah berkata (secara makna),

"Celakalah para budak uang..."

@Boris Tanesia


Barakallahu fiikum... 🍃🌹
~~~~~~~~~~~~~~~⭕️
Read More
__________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
| Beranda | Tentang Saya | Tukar Link | Download Gratis | Map Site | Gallery | My Contact |
© 2008-2011 [sektorplong.blogspot.com]
Seluruh artikel ini dapat anda perbanyak, cetak, modifikasi dan distribusikan secara bebas, asal tetap mencantumkan URL lengkap artikel.